7 Mainan untuk 7 Kecerdasan Anak

7 Mainan untuk 7 Kecerdasan Anak

Seorang Ibu yang bijak terkadang akan lebih menyukai kondisi rumah yang berantakan dengan mainan daripada rumah rapih dan anak-anak hanya duduk manis menonton tv. Alasannya bukan karena mereka nyaman dengan kondisi rumah yang berantakan, tetapi lebih karena mereka percaya mainan bagi seorang anak adalah salah satu media atau alat untuk menstimulasi kecerdasannya, terutama balita. Bukan berarti saat menonton anak tidak terstimulasi, tetapi saat bergerak (main) lebih banyak yang terstimulasi. Misalnya saat anak bermain puzzle, bukan hanya kecerdasan visual spacial yang terstimulasi tetapi juga motorik halus, matematis dan linguistik anak.

Mungkin beberapa mainan sengaja dibeli oleh orangtua dengan alasan khusus, selebihnya mungkin hadiah membeli susu, goodie bag acara atau pameran, mainan bekas anak adik, hampers produk karena dapat kontes atau membuat mainan sendiri bersama-sama dengan anak-anak.

Sebenarnya yang di maksud cerdas itu apa sih?

Menurut Dr. Howard Gardener, profesor pendidikan di Harvard University, AS, kecerdasan adalah kemampuan seseorang untuk menyelesaikan masalah, menghasilkan persoalan baru untuk diselesaikan dan kemampuan menciptakan sesuatu. Kecerdasan tidak dapat dilihat dari kemampuan linguistik dan logika.

Howard gardener kemudian mengembangkan teori kecerdasan majemuk. Semua kecerdasan itu dimiliki setiap anak namun dengan taraf berbeda. Untuk mengetahui kecerdasan apa yang dimiliki si kecil kita perlu stimulasi sejak dini dan mainan adalah salah satu media yang berperan sangat penting dalam perkembangan kecerdasan anak.

[x_accordion_item title=”1. Kecerdasan Linguistik”]Kecerdasan Linguistik ditandai oleh kemampuan berbahasa yang melebihi anak seusianya. Stimulasi yang paling umum di lakukan untuk kecerdasan ini adalah melalui pembacaan buku sejak kecil, bahkan sejak dalam kandungan.

Mainan untuk stimulasi kecerdasan ini salah satunya mainan dengan beragam bentuk, seperti bentuk geometri atau alphabet. Caranya dengan mengajarkan anak nama benda atau bentuk tersebut sehingga anak lancar mengucapkan kata dan menambah perbendaharaan kata. Berikut ini contoh mainan untuk menstimulasi kecerdasan linguistik.[/x_accordion_item]

Mainan-Kayu-Kotak-Pos

[x_accordion_item title=”2. Kecerdasan logika matematika”] Ciri anak dengan kecerdasan ini terlihat dari minatnya yang cukup besar terhadap eksplorasi sekitarnya, bertanya mengenai fenomena dan berhitung.

Gelembung sabun adalah salah satu mainan yang dapat menstimulasi kecerdasan ini karena dengannya anak mengenal proses perubahan dari cair ke semi padat dan konsep udara. Stimulasi lain adalah mengajarkan anak mengelompokkan benda, berdasarkan warna, bentuk, dan ukuran.[/x_accordion_item]

bubbles-baby-Copy

[x_accordion_item title=”3. Kecerdasan kinestetik atau gerak tubuh”] Anak-anak dengan kecerdasan kinestetik tidak bisa duduk diam, selalu bergerak aktif dan menyentuh ini itu karena rasa ingin tahu. Gerakannya luwes dan gesit.

Bola bisa dijadikan mainan untuk menstimulasi kecerdasan ini. Anak balita umumnya senang menangkap, melempar dan menendang bola. [/x_accordion_item]

Depositphotos_18307369_m

[x_accordion_item title=”4. Kecerdasan visual spacial”]Anak yang memiliki kecerdasan visual spasial adalah anak yang imajinatif dan kreatif. Daya imajinasinya cukup tinggi. Lebih mudah mengerti dan memahami sesuatu dengan gambar.

Menyusun puzzle adalah mainan yang bisa menstimulasi kecerdasan ini pada anak. Ada puzzle yang pas untuk batita dan balita, terdapat juga puzzle untuk anak yang lebih besar. Berikut ini contoh mainan yang dapat membantu mengembangkan kecerdasan visual spasial.[/x_accordion_item]

kubus16

[x_accordion_item title=”5. Kecerdasan musikal”]Ciri kecerdasan musikal adalah anak mudah mengenal dan memahami nada setelah diperdengarkan lagu. Dia juga senang mendengarkan musik, memainkan musik atau menyanyi.

Mainan untuk mengeksplorasi kecerdasan ini adalah beragam alat musik mainan atau alat musik yang sebenarnya, tapi yang di desain khusus untuk anak-anak. Anak jadi mengenal beragam macam alat musik dan nadanya. Berikut ini contoh alat musik untuk anak dan balita[/x_accordion_item]

kulintang-besi-siput

[x_accordion_item title=”6. Kecerdasan interpersonal”] Ditandai dengan kemampuannya berinteraksi dengan orang lain dan pintar menjalin hubungan sosial. Biasanya anak dengan kecerdasan ini mudah kenal dan akrab dengan anak baru seusianya dan luwes bermain dengan teman-temannya.

Stimulasi kecerdasan interpersonalnya dengan memfasilitasi anak untuk play date. Undang anak tetangga atau teman untuk bermain bersama. Jika anak perempuan bisa bermain congklak, boneka atau masak-masakan, sedangkan laki-laki main mobil-mobilan atau bola.[/x_accordion_item]

file_112348_0_101215-kids-playing

[x_accordion_item title=”7. Kecerdasan intrapersonal”]Anak dengan kecerdasan intrapersonal mampu mengendalikan diri dalam situasi konflik. Stimulasi kecerdasan ini dengan mengarahkan untuk mencurahkan perasaannya melalui media tulisan atau gambar

Stimulasi ini hanya sebagian kecil, dari banyak stimulasi yang bisa dilakukan untuk mengasah kecerdasan intrapersonal anak. [/x_accordion_item]

Demikian tadi 7 jenis mainan yang dapat membantu proses kecerdasan anak, semoga bermanfaat dan salam parenting.