Misi Kami

Menjadi sarana/wadah bagi orangtua untuk menjadi orangtua yang seutuhnya. Sarana yang kami berikan disini berupa tips/info seputar pendidikan anak usia dini dan produk permainan yang kreatif, mendidik dan aman.

Anda

Diharapkan mendapatkan tips dan info seputar pendidikan anak usia dini dan produk mainan mendidik dan aman.

kami

Akan terus memberikan informasi terkini seputar pendidikan anak dan mainan yang menunjang perkembangan anak.

anak

diharapkan mendapatkan rangsangan/stimulasi dari orangtua dan mainan yang diberikan untuk memaksimalkan potensi dirinya.

Harapan kami

Bermain yang patut merupakan pemicu kreativitas. Anak yang bermain dengan cara yang patut akan meningkat kreativitasnya. Belajar melalui bermain dapat membantu anak mengembangkan potensi dirinya, antara lain kemampuan fisik, koordinasi otot, pengembangan panca indera, dan sebagainya – dan semua ini dijalani dengan sangat menyenangkan. Bermain merupakan kebutuhan anak dan sangat berguna untuk eksplorasi lingkungan serta kemampuan dirinya. Bagi anak, bermain adalah sarana mengubah kekuatan potensial dalam dirinya menjadi berbagai kemampuan dan kecakapan..

Merangsang perkembangan kognitif: Imajinasi dan daya khayal
Mengenal konsep besar-kecil, atas-bawah, penuh-kosong, berat-ringan, dsb, Mengenal batas kemampuan dirinya, Menghargai aturan, Melatih berpikir logis.

Membangun struktur kognitif: Memperdalam serta memperkaya pengetahuan,
Memperbarui pemahaman.

Membangun kemampuan kognitif: Mengidentifikasi, Mengelompokkan, Mengurutkan, Mengamati, Membedakan, Membandingkan, Mempelajari sebab-akibat, Menyimpulkan.

Memecahkan masalah: Memahami bahwa masalah bisa diselesaikan dengan beberapa cara/jalan
Mampu bertahan lama ketika menghadapi kesulitan, Pantang menyerah, hingga persoalan yang dihadapi dapat dipecahkan, Merubah anak sehingga tidak cepat bosan, dan mudah rewel.

Meningkatkan daya konsentrasi: Anak yang memiliki daya khayal tinggi, dapat lebih lama berkonsentrasi
Sebaliknya, jika daya imajinasi anak kurang, maka rentang waktu untuk konsentrasi menjadi pendek, sehingga anak akan cepat merasa bosan. Anak yang bosan akan mudah rewel, bahkan dapat berperilaku agresif dan merusak.

Ketika bermain, anak akan berkomunikasi satu dengan yang lain, berusaha menjelaskan, berusaha meyakinkan, berusaha mengemukakan alasan
Sehingga kosakata anak akan bertambah.
Meningkatkan kepekaan sosial: belajar tidak egois, belajar bersaing dengan jujur dan sportif, belajar mengetahui hak dan kewajiban dirinya, belajar peduli terhadap hak orang lain, belajar mentaati peraturan dengan lapang dada, belajar kerjasama kelompok.

Membangun komunikasi yang baik: berusaha mengerti orang lain, berusaha dimengerti oleh orang lain, belajar mengungkapkan pendapat, belajar mendengarkan pendapat orang lain, belajar menghargai perbedaan pendapat.

Belajar pengaturan yang baik: membagi tugas dan peran dalam permainan, belajar berkompromi dengan orang lain.


Melatih emosi yang stabil
Melatih rasa percaya diri, menyalurkan keinginan, menetralkan emosi negatif, belajar mengatasi konflik, menyalurkan agresivitas dengan cara yang aman.
Mengembangkan kepekaan panca indera, mengenal berbagai tekstur : halus, kasar,lembut, berbulu, dsb, mengenal berbagai suara dan rasa, mengenal berbagai warna, mengembangkan kemampuan motorik kasar: berlari, melompat, berguling, mengangkat, menangkap, memanjat, berayun, dsb, mengembangkan kemampuan motorik halus: merangkai, menyusun, menumpuk, memilah, mewarnai, dsb, menyalurkan energi yang terpendam (energi berlebih yang tidak tersalurkan dapat membuat anak tegang, gelisah, serta mudah tersinggung).
Bermain tidak memiliki batas seperti dunia nyata, sehingga anak dapat bebas berimajinasi. Berpikir kreatif akan sangat membantunya dalam kehidupan nyata sehari-hari kelak seiring dengan pertumbuhannya.

Cintailah Anak dengan sepenuh hati

Bergabung bersama kami


0
Subscribers
0
Tips dan Info
0
Produk

Newsletter

(Visited 3,008 times, 3 visits today)