Membuat Sendiri Pasir Kinetik

Membuat Sendiri Pasir Kinetik

Sudah pada tau tentang pasir kinetik belum? mainan ini sedang populer akhir-akhir ini, bermain pasir tapi bisa didalam rumah (tidak harus ke pantai), Asyik kan?. buat Anda yang belum tau tentang pasir kinetik, kami jelaskan sedikit bahwa pasir kinetik adalah mainan pasir anak yang ajaib dan spektakuler yang mempunyai bentuk mirip seperti pasir pantai namun teksturnya lebih halus. untuk diproduksi pabrikan bahannya adalah 98% pasir dan 2% nya adalah non-toxic synthetic polymer atau polimer sintetik buatan manusia yang tidak beracun. Pasir kinetik hanya menempel pada pasir kinetik itu sendiri dan lebih gampang dibersihkan dibandingkan pasir pantai. Anda bisa dapatkan produknya disini.

Ok. kali ini kami akan memberikan cara untuk membuat sendiri pasir kinetik di rumah. Tentunya dengan bahan yang familiar ada disekiling kita. dalam tulisan ini, kami hanya menyadur dari beberapa sumber di internet dan sekiranya bisa dipraktekkan.

Bahan-bahan yang digunakan

  • 3 cangkir tepung kanji
  • 1 Β½ cangkir air
  • 6 cangkir pasir bersih dan halus
  • Bahan pewarna makanan (jika hendak memberikan warna pada pasir kinetik)

Cara pembuatan

  1. Tuang 1 Β½ air ke dalam mangkuk besar. Jangan gunakan mangkuk yang terbuat dari porselin. Lebih baik gunakan mangkuk besar biasa yang terbuat dari plastik dan yang mudah dibersihkan.
  2. Masukkan 3 cangkir tepung kanji ke dalam air, setelah itu, aduk rata untuk menghilangkan gumpalan-gumpalan karena tepung kanji memiliki tekstur yang menggumpal.
  3. Tuang pasir. Pada tahap ini penting untuk mengaduk adonan dengan baik agar semua bahan tercampur rata. Terus aduk!

    • Pasir dapat dibeli di toko perabotan rumah tangga. Anda juga bisa menggunakan pasir mainan (tersedia di toko perlengkapan kerajinan tangan); yang juga memiliki variasi warna – artinya Anda tidak perlu mengkhawatirkan tahap selanjutnya.
  4. Ingin mengubah warna pasir kinetik. Jika Anda menginginkan pasir kinetik berwarna merah muda atau biru, tambahkan beberapa tetes pewarna makanan yang cocok atau beberapa sendok makan cat tempera bubuk untuk dicampur. Jika Anda ingin berbagai warna, Anda harus memisahkan pasir secara merata ke dalam wadah yang lebih kecil dan tambahkan warna yang berbeda secara terpisah.

    • Jika Anda ingin menambahkan glitter atau wewangian (Anda bisa menggunakan ekstrak yang biasa digunakan untuk memanggang kue), lakukan dengan cara yang sama juga. Campurkan pewarna, wewangian atau glitter secara merata.
    • Cat tempera bubuk (berbeda dengan pewarna makanan) akan menghasilkan warna yang lebih padat. Cukup gunakan beberapa sendok makan, walaupun tetap sesuai dengan keinginan Anda.

    (Sumber cara pembuatan : wikihow.com)

Gambar dibawah ini adalah hasil dari membuat sendiri pasir kinetik

membuat-sendiri-pasir-kinetik
Sumber Gambar : GimmieFreebies.com

Walaupun membuat sendiri pasir kinetik adalah pekerjaan yang menyenangkan, akan tetapi hasil yang didapat tidaklah sama dengan hasil dari pabrikan. Dan tidak ada salahnya Anda membeli pasir kinetik sebagai hadiah buat si kecil, apalagi harganya tidaklah terlalu mahal, serta kegunaannya sangat bermanfaat untuk melatih motorik halus, merangsang kreatifitas dan sebagai sarana sosialisasi dengan anggota keluarga.

produk-pasir-kinetik

>> Klik Disini untuk Mendapatkan Produk Pasir Kinetik <<

[x_share title=”Share Artikel ini Jika bermanfaat” facebook=”true” twitter=”true” google_plus=”true” linkedin=”true” pinterest=”true” reddit=”true” email=”true”]

Simak Video ini untuk melihat detail produk pasir kinetik box jumbo

Membuat Sendiri Mainan di Waktu Liburan

Membuat Sendiri Mainan di Waktu Liburan

Liburan merupakan waktu buat anak-anak untuk bebas dan merasa refresh dari rutinitas sekolah. Akan tetapi, pada aktualnya anak merasa bosan di rumah karena kegiatannya gitu-gitu saja. Pada umumnya orangtua menyodorkan gadgetnya atau menyalakan TV supaya anak tidak bosan lagi. Disinilah kita perlu kreatif untuk memberikan permainan yang terus menstimulasi kecerdasannya. Banyak hal yang bisa kita manfaatkan untuk mengkreasikan permainan, salah satunya adalah seperti kegiatan berikut yang kami praktekkan bersama anak-anak ketika mereka sedang liburan sekolah.

Membuat Sendiri Capung dari Stik Kayu dan Kodok dari Penjepit Baju

Bahan-Bahan yang diperlukan

  • Kertas origami
  • Jepitan baju
  • Stik kayu (yang biasa untuk es krim)
  • Mainan mata ikan
  • Lem

Bahan-di-sekililing-kita

Pada awalnya, kami mengarahkan untuk membuat capung dari stik kayu, tapi ternyata mereka mengeksplorasi sendiri kreasi mainannya….Taa..Daa…Ini Hasilnya!

membuat-sendiri-mainan

membuat-sendiri-mainan-capung-dari-stik-kayu
~Capung dari Stik Kayu~
membuat sendiri kodok dari penjepit baju
~ Mainan Kodok dari Penjepit Baju ~

 

Selamat Mencoba!

Pelajaran dari Kegiatan Membuat Mainan Sendiri

Merangsang Kreatifitas

Sudah jelas dalam prakteknya anak-anak memperlihatkan bagaimana mereka membuat sesuatu yang diluar pemikiran kita sebagai orang dewasa. Sesuatu ini harus terus dirangsang, agar anak-anak kita terbiasa untuk berkreasi, menemukan ide-ide baru, dan belajar mencari jalan keluar untuk suatu masalah. Ini sangat membantu mereka untuk masa yang akan datang.

Merangsang Motorik Halus

Membuat sesuatu dengan origami dan membentuknya menggunakan gunting, proses yang merangsang motorik halus dan kesabaran dan melatih koordinasi mata dan tangan.

[x_share title=”Share Artikel ini Jika bermanfaat” facebook=”true” twitter=”true” google_plus=”true” linkedin=”true” pinterest=”true” reddit=”true” email=”true”]

Kepingan dalam Pola

Kepingan dalam Pola

Permainan ini bisa Anda terapkan mulai anak Anda berusia sekitar 2 tahun.

Apa saja yang Anda perlukan?

pola di kertas dengan balok susun

Cara Bermain:

  • Ambil 5-10 balok susun. Untuk tahap awal, Anda sebaiknya menggunakan balok yang berukuran sama.
  • Susun beberapa balok menjadi bentuk tertentu di atas selembar kertas, dan buatlah garis menggunakan spidol/krayon mengikuti bentuk tersebut. Mulailah dengan bentuk yang sederhana.
  • Berikan balok susun kepada si kecil, sejumlah yang pas untuk pola yang baru saja Anda buat. Katakan kepadanya, “Bunda punya 4 balok… coba, bagaimana bisa pas dengan bentuk ini?”
  • Anak yang masih terlalu kecil mungkin awalnya perlu Anda beri contoh, selanjutnya ia akan mengerjakan semua pola tanpa perlu penjelasan lagi.
  • Buatlah pola yang semakin rumit secara bertahap.
  • Untuk anak yang berusia lebih besar, Anda dapat menggunakan Tangram dan membuat pola yang tinggi tingkat kesulitannya.

pola tangram

~ Tangram ~

Terapkan konsep dasar Matematika dalam permainan ini, yang sesuai dengan usia si kecil. Sebagai contoh, biarkan awalnya ia menebak, berapa jumlah kepingan yang diperlukan untuk mengisi setiap pola. Untuk anak berusia 2-3 tahun, Anda bisa mengajaknya berhitung setiap kali menyelesaikan pola tertentu.

Sederhana, tapi banyak manfaatnya! πŸ˜‰

Menghitung Balok Sambil Membangun Menara

Menghitung Balok Sambil Membangun Menara

berhitung dengan balok susun

*Permainan menghitung balok ini cocok untuk anak usia 2-3 tahun.

Salah satu cara memainkan balok susun adalah dengan menerapkan permainan berhitung yang satu ini. Variasi permainan bisa membuat balok susun Anda yang sudah bosan dimainkan oleh si kecil, menjadi menarik lagi baginya. πŸ˜‰

Yang Anda perlukan:

  • Balok susun / balok abjad / balok Iqro
  • Karpet abjad/angka – Anda bisa juga menggunakan kertas dan menuliskan sendiri angka-angkanya

Konsepnya sederhana saja… susun balok ke atas seperti menara, sesuai dengan angka pada setiap kepingan karpet atau kertas.

balok susun untuk berhitung

Pada contoh ini kami menggunakan balok susun dan balok abjad sekaligus, sedangkan untuk angka-angkanya kami menggunakan karpet abjad dan angka.

Untuk membuat pengenalan matematika dasar ini menarik untuk si kecil, kami memintanya untuk pertama-tama menyusun setiap angka secara berurutan. Untuk anak yang masih berusia 2 tahun, Anda bisa membimbingnya, namun biarkan ia sendiri yang menysunnya. Puji ia jika berhasil πŸ˜‰

Setelah itu, mintalah ia menggunakan truk muatannya (atau mainan sejenis) untuk membawa kepingan balok susun ke ‘lokasi’ yang sudah ia siapkan.

balok abjad untuk berhitung

Mintalah ia untuk mengerjakan sendiri, berikan bimbingan dan koreksi jika diperlukan…

matematika sederhana dengan balok susun

Selamat bermain!

Membuat Sendiri Cat Warna yang Aman untuk Anak

Membuat Sendiri Cat Warna yang Aman untuk Anak

Anak kecil mana yang tidak suka corat-coret? πŸ™‚ Namun, jika Anda seperti kebanyakan orangtua lainnya, pastinya Anda akan khawatir dengan keamanan cat yang dijual pada umumnya, apakah mengandung bahan yang aman untuk anak-anak – apalagi kalau sampai termakan oleh si kecil…

Nah, keinginan si kecil untuk bereksplorasi dengan cat warna tidak perlu Anda batasi, karena sebenarnya Anda bisa membuat sendiri cat warna dengan bahan yang aman bila termakan oleh buah hati Anda…

Caranya mudah kok. Berikut ini bahan-bahan yang diperlukan:

  • Tepung Maizena – 1/2 cangkir
  • Gula – 3 sdm
  • Garam – 1/2 sdt
  • Air – 2 cangkir
  • Pewarna makanan

bahan cat air yang aman untuk anak

* Kami sudah mencoba membuat cat warna tanpa menggunakan gula dan garam, hanya tepung maizena dan air saja, namun hasilnya tidak sebagus jika menggunakan gula dan garam. Β Adonan cat yang tanpa gula-garam lebih menggumpal, sedangkan adonan cat dengan gula-garam lebih encer. Namun demikian, Anda bisa mencoba keduanya, karena keduanya dapat digunakan untuk sarana eksplorasi anak, sekaligus sebagai pengembangan inderawi perabanya…

Cara Membuatnya

Campurkan semua bahan pada wajan anti-lengket, kemudian panaskan dengan menggunakan api yang kecil. Aduk-aduk terus adonannya, lama-kelamaan ia akan mengental. Setelah sekitar 10 menit (sampai adonan benar-benar kental), Anda sudah bisa mengangkatnya.

pembuatan cat air

Tunggu hingga dingin, lalu tempatkan adonan cat dalam beberapa wadah kecil. Anda bisa menggunakan wadah puding sebagai tempatnya.

cat air warna dari tepung maizena

Campurkan 1-3 tetes pewarna makanan ke dalam setiap wadah. Campurkan beberapa warna untuk memperoleh warna baru.

cat warna air dengan pewarna makanan

Aduk-aduk hingga warnanya merata.

cat warna aman untuk anak

Cat siap untuk dimainkan oleh si kecil!

eksplorasi anak dengan cat warna

hasil karya anak dengan cat warna

Catatan

  • Libatkan si kecil dalam pembuatan cat, pasti seru!
  • Bayi juga bisa memainkan cat warna ini, bahkan teksturnya yang unik akan menjadi sarana menarik untuk eksplorasi indera perabanya. Jika tangannya lari ke mulut, bukan masalah, toh bahan catnya aman kok.. πŸ™‚
  • Gunakan kuas, atau langsung tangan kosong dan biarkan jari-jemari mungil menjadi kuasnya πŸ™‚

Kami juga punya produk berbahan cat yang aman loch!! Anda bisa cek >>DISINI

[x_share title=”Share Artikel ini Jika bermanfaat” facebook=”true” twitter=”true” google_plus=”true” linkedin=”true” pinterest=”true” reddit=”true” email=”true”]

Bermain Balok Susun Kayu Mengikuti Gambar

Bermain Balok Susun Kayu Mengikuti Gambar

Balok susun merupakan mainan yang sudah dikenal di mana-mana, bahkan mungkin Anda pun sudah memilikinya di rumah.. πŸ™‚

Bermain menggunakan balok susun memang memiliki banyak manfaat untuk si kecil, karena selain merupakan sarana mengenal warna dan bentuk, permainan ini dapat mengembangkan kemampuan motorik, melatih koordinasi mata dan tangan, meningkatkan daya konsentrasi serta kesabaran, dan yang jelas dapat merangsang kreatifitas anak.

Anak berusia 2 tahun sudah bisa asyik memainkan balok susun. Namun jangan heran jika mainan ini pun bisa sangat mengasyikkan dimainkan oleh anak usia hingga 7 tahun, bahkan lebih. Apalagi jika Anda menerapkan variasi menarik pada mainan ini dengan mengkombinasikan kemampuan menyusun, berhitung, memilah serta membuat pola Β – yang semuanya ini merupakan modal penting untuk kemampuan matematika tingkat permulaan.

Nah, kali ini kami akan berbagi sebuah cara unik untuk mengasah kemampuan buah hati Anda dalam mengenal, mencocokkan dan membuat model bentuk tiga dimensi, dengan mengikuti gambar panduan

permainan balok susun kayu

Apa saja yang diperlukan untuk memulai?

Pertama-tama, susunlah beberapa balok sehingga tersusun menjadi bentuk tertentu. Mulailah dengan bentuk yang sederhana dengan menggunakan jumlah balok yang sedikit. Ambil gambarnya menggunakan kamera, kemudian cetaklah menggunakan printer dengan tinta berwarna.

mainan edukatif balok susun kayu

Susun lagi bentuk berikutnya yang sedikit lebih rumit dengan menggunakan jumlah balok yang lebih banyak, serta warna-warna yang lebih banyak pula. Ambil gambarnya dengan kamera dan cetaklah dengan printer.

Demikianlah seterusnya, Anda membuat model tiga dimensi dengan tingkat kesulitan dan kerumitan yang berbeda dan mencetak foto dari setiap model tersebut.

Bagaimana cara memainkannya?

Begitu melihat tumpukan kertas bergambar yang baru saja Anda print, dijamin anak Anda sudah tidak perlu lagi penjelasan panjang lebar tentang cara bermainnya… coba saja… pasti ia akan langsung mulai menyusun balok mengikuti gambar-gambar yang ada di hadapannya!

bermain cityblock

Namun sebelum memulai, pastikan gambar-gambar model tersebut urutannya sudah seusai dengan tingkat kesulitan menyusunnya – mulailah dari yang paling sederhana hingga berakhir pada yang paling rumit.

Ketika permainan ini kami terapkan kepada beberapa anak usia 2-7 tahun, ternyata yang sangat mengejutkan kami adalah betapa cepatnya mereka menyelesaikan berbagai ‘tantangan’ model yang kami siapkan! Wah, harus bikin model-model baru yang lebih rumit lagi nih untuk di-print… πŸ™‚

Kemampuan Awal Matematika

Ketika buah hati Anda sedang asyik menyusun mengikuti gambar model, cobalah bicarakan dengannya warna balok yang ia pegang, bahaslah nama bentuknya, berapa jumlah sisi yang dimiliki setiap balok, sehingga pada tahap ini Anda dapat memperkenalkan beberapa kosa kata matematika kepada si kecil.

Langkah berikutnya setelah semua gambar mampu diikuti modelnya oleh anak Anda, mintalah ia untuk membuat sendiri ‘bangunan’ dengan kreasinya. Anda akan melihat betapa buah hati Anda bisa menyusun berbagai bentuk kreatif dengan imajinasinya.

kreasi cityblock 42s

Berilah penghargaan kepadanya dengan mengambil gambar kreasi bangunannya dan mencetaknya dengan printer.

balok susun kayu

Wah, alangkah senang dan bangganya ia! πŸ˜‰

Apakah yang anak-anak pelajari dengan permainan ini?

[x_accordion_item title=”Matematika:”]Nama-nama bentuk 3 dimensi, jumlah sisinya, berbagai kosa kata matematika, sudut, dsb[/x_accordion_item]

[x_accordion_item title=”Kreatifitas:”]Menyusun desain bangunan 3 dimensi[/x_accordion_item]

[x_accordion_item title=”Fisik:”]Koordinasi mata dan tangan, motorik, keseimbangan[/x_accordion_item]

[x_accordion_item title=”Psikologis:”]Kesabaran, berbagi dengan anak dan anggota keluarga lainnya, kerjasama [/x_accordion_item]

Balok susun 40 keping

>> Klik di sini untuk mendapatkan balok susun kayu berbahan aman <<

[x_share title=”Share Artikel ini Jika bermanfaat” facebook=”true” twitter=”true” google_plus=”true” linkedin=”true” pinterest=”true” reddit=”true” email=”true”]

Permainan Merangkai Menggunakan Manik-manik (Bijian)

Permainan Merangkai Menggunakan Manik-manik (Bijian)

Kegiatan merangkai manik-manik dengan menggunakan benang atau tali, merupakan kegiatan yang luar biasa untuk membantu perkembangan motorik halus anak kecil. Kegiatan ini menuntut konsentrasi, kemampuan berpikir, merangsang kekuatan pegangan jemari (terutama telunjuk dan jempol), serta secara alami dapat membantu menguatkan otot-otot mungil pada tangan si kecil yang akan sangat dibutuhkan oleh buah hati Anda untuk memegang pensil, ketika ia mulai belajar menulis kelak.

Manik-manik sendiri beragam macamnya. Mulai dari bahan pembuatan, warna, bentuk, hingga ke ukurannya. Mungkin kebanyakan kita ketika mendengar kata manik-manik, yang terbayang adalah bijian kecil warna-warni yang terbuat dari plastik. Walaupun itu memang termasuk salah satu jenis manik-manik, namun ‘dunia’ manik-manik tidak hanya sebatas itu. Sebagai contoh, dari segi bahannya, ada yang menjadikan kerang sebagai manik-manik. Ada juga manik-manik yang terbuat dari bahan kayu, batu, kaca dan banyak lagi. Ditinjau dari segi ukuran, manik-manik juga belum tentu berukuran kecil, karena ada juga istilah manik-manik raksasa…

merangkai manik-manik anak

Nah, intinya, berbagai macam manik-manik ini bisa kita manfaatkan untuk sarana eksplorasi dan permainan kreatif bagi buah hati kita, terutama dalam masa keemasan 0-5 tahun.

Bahkan, dengan menerapkan berbagai variasi bermain rangkai manik-manik (atau dengan membiarkan anak Anda yang menentukan bagaimana memainkannya), Anda juga bisa Β menerapkan pembelajaran beberapa konsep dasar matematika kepada si kecil! Ia akan belajar berhitung secara sederhana dan membuat pola sambil bermain merangkai manik-manik ini.

Namun, yang perlu diperhatikan sebelum menerapkan kegiatan menggunakan manik-manik, pastikan bahan yang Anda gunakan aman untuk anak Anda, terutama untuk tahapan usianya. Hindari pula bahaya tertelan oleh anak yang belum cukup umur.

Mulai Bermain Manik-manik

Pada contoh ini, kami menggunakan manik-manik besar yang terbuat dari kayu.

permainan merangkai manik-manik

Untuk permainan paling dasar, Anda bisa mencontohkan dengan seutas tali, bagaimana membuat pola berdasarkan warna dan bentuk bijian yang tersedia. Selanjutnya, biarkan si kecil membentuk polanya sendiri ataupun meniru pola yang Anda buat sebelumnya.

Dalam permainan kreatif dan untuk merangsang sifat eksplorasi anak, ada juga sebuah konsep menarik yang disebut dengan ‘Undangan untuk Bermain‘. Pada konsep ini, anak-anak akan diberikan media untuk bermain, bagaimana cara memainkannya diserahkan kepada mereka, tanpa diberi contoh oleh orang dewasa. Ini juga bisa Anda terapkan dalam permainan menggunakan manik-manik. Lebih jelasnya tentang konsep ‘Undangan untuk Bermain‘, kami akan menulis artikel khusus mengenainya.

Belajar Berhitung

Coba juga ‘selipkan’ pelajaran berhitung dalam permainan ini. Tuliskan di selembar kertas kecil beberapa angka. Perlihatkan satu per satu kertas tersebut dan mintalah ia untuk memasukkan manik-manik, sejumlah angka yang tertera pada kertas tersebut. Adapun pola warna dan bentuk manik-manik serahkan padanya untuk mengasah kreatifitasnya.

berhitung merangkai manik-manik

berhitung menggunakan manik-manik kayu

Untuk membuat permainan berhitung ini semakin seru, Anda bisa memberikan soal yang semakin meningkat tingat kesulitannya secara bertahap. Sebagai contoh, Anda bisa memberikan soal:

  • Susun manik-manik pada tali dengan mengikuti pola = 1 biru, 2 merah, 3 kuning.
  • Berikutnya, mintalah ia menyusun dengan pola = 1 segiempat, 2 segitiga, 1 bulat.
  • Berikutnya, mintalah ia sendiri yang menentukan polanya.. πŸ™‚
  • Coba juga pendekatan lain, yaitu membuat soal-soal seperti di atas dengan cara menggambarkan warna dan bentuk pada selembar kertas, dan minta ia untuk mengikuti pola berdasarkan contoh pada gambar tersebut.
  • Dengan menggunakan 2 utas tali, coba jumlahkan bijian yang terdapat pada keduanya. Masukkan 20 bijian ke dalam tali. Minta ia untuk membagi 4-4

merangkai manik-manik dengan pola

Anak Usia Berapa Bisa Mulai Memainkan Kegiatan Ini?

Berdasarkan pengamatan kami, anak sejak usia 2 tahun sudah bisa mulai memainkannya. Justru di usia inilah ia akan benar-benar melatih serta mengembangkan kemampuan motorik halus serta koordinasi mata dan tangannya. Sementara anak usia hingga 5 tahun masih bisa sangat asyik bermain merangkai manik-manik, dengan berbagai variasi permainannya.

Namun untuk anak usia 2 tahun, sebaiknya Anda menggunakan manik-manik kayu yang berukuran besar seperti yang kami gunakan pada contoh ini. Semakin besar usianya, Anda bisa mulai menggunakan manik-manik berukuran yang lebih kecil…

Berikut contoh seorang anak usia 2 tahun yang asyik merangkai manik-manik kayu berukuran besar…

merangkai manik-manik kayu anak 2 tahun

Keuntungan Merangkai Manik-Manik:

Permainan membantu ini merangsang, melatih serta mengembangkan…

  • Konsentrasi
  • Kecekatan
  • Koordinasi tangan-mata
  • Kekuatan genggaman jari
  • Kekuatan tangan

Apa yang dipelajari si kecil sambil bermain:

[x_accordion_item title=”Matematika:”]memilah dan mencocokkan berdasarkan warna dan bentuk, belajar berhitung sederhana [/x_accordion_item]

[x_accordion_item title=”Fisik:”]mengendalikan motorik halus, merangkai benda-benda kecil, menggenggam dengan telunjuk dan jempol, koordinasi tangan-mata [/x_accordion_item]

[x_accordion_item title=”Psikologis:”]melatih konsentrasi, kemampuan berpikir, kesabaran[/x_accordion_item]

[x_accordion_item title=”Kreatifitas:”]merancang karya baru dengan kombinasi bahan yang ada[/x_accordion_item]

[x_image type=”none” float=”none” src=”http://www.mainaneduka.com/wp-content/uploads/2014/03/manik-manik-kayu-150-buah.jpg” link=”true” href=”http://www.mainaneduka.com/item/244/ronce-kayu-bentuk-geometri-2/” info=”none” info_place=”top” info_trigger=”hover”]

Undangan untuk Bermain – Sarana Eksplorasi Anak

Undangan untuk Bermain – Sarana Eksplorasi Anak

Banyak orangtua yang mengambil jalan pintas untuk membuat anak balitanya anteng dan tidak mengganggu. Pilihan terbanyak sepertinya masih jatuh pada penggunaan perangkat elektronik seperti televisi, komputer, laptop, notebook, tablet, dan sebagainya.

Memang, menyibukkan anak-anak dengan benda-benda di atas sangat mudah dan praktis. Tinggal setel film animasi kesukaannya dan si kecil bisa betah duduk hingga berjam-jam. Atau, tinggal buka permainan digital untuk anak dan sejurus kemudian si kecil pun akan lupa waktu dan tidak mengganggu aktifitas bunda dan yanda.

Sayangnya, jika anak Anda sudah terbiasa sehari-harinya menghabiskan waktu dengan menonton film ataupun bermain permainan digital, sesungguhnya ia telah kehilangan begitu banyak kesempatan untuk bereksplorasi dengan lingkungan sekitarnya.

Nah, salah satu cara paling efektif untuk ‘menyibukkan’ anak balita Anda dengan kegiatan belajar yang positif, adalah dengan memanfaatkan rasa keingintahuannya.

Bagaimana caranya?

Pada dasarnya, Anda dapat menyediakan sarana eksplorasi untuk buah hati Anda dengan benda-benda sederhana yang terdapat di sekitar rumah Anda. Sebagian orang menyebut metode ini dengan istilah Undangan untuk Bermain.

Apa itu Undangan untuk Bermain?

Sesuai dengan kata-katanya, intinya adalah:

Tugas Anda: menyediakan benda-benda yang berarti

Tugas anak Anda: menyelidiki, bereksperimen serta bermain dengan benda-benda tersebut semau dia

Ketika Anda menyediakan berbagai koleksi benda sebagai ‘undangan’ bagi si kecil untuk bermain, tidak perlu ada target tertentu untuk hasil akhirnya. Misalnya, Anda tidak perlu menetapkan, ‘Anak saya harus bisa membuat mobil dari benda-benda ini’ atau ‘Anak saya harus berhasil merangkainya menjadi boneka’ dan sebagainya.

Hasil akhir dari permainan ini diserahkan sepenuhnya kepada anak Anda, sebagai sarana dia bereksplorasi.

Namun demikian, Anda tentu bisa menerapkan tema pembelajaran yang berbeda dalam setiap sesi Undangan untuk Bermain, dengan cara menyediakan benda-benda yang sesuai dengan bidang pelajaran yang hendak Anda perkenalkan kepada si kecil.

Sebagai contoh, jika Anda ingin mengembangkan inderawi anak Anda, maka Anda dapat menyediakan benda-benda yang dapat diselidiki oleh seluruh panca inderanya. Jika Anda ingin memperkenalkan konsep warna, bentuk dan angka, maka benda-benda yang Anda sediakan juga yang mendukung tema ini.

eksplorasi anak
– sediakan bijia-bijan dalam kotak plastik, bekas gulungan tissue, sendok plastik; apa yang akan dilakukan oleh buah hati Anda dengan semua ini? –

Gunakan Benda di Sekeliling Anda

Untuk memancing anak Anda bereksplorasi, tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar. Anda dapat memulai dengan benda-benda sederhana di sekeliling Anda.

Untuk balita perempuan Anda misalnya… Anda dapat membentangkan sehelai serbet berwarna cerah, lalu menyusun beberapa peralatan makan plastik/stainless steel dan beberapa potong kecil sayuran berbagai jenis (bisa mainan atau sayur betulan) dan membiarkannya menyelidiki dan memainkan semua benda tersebut semaunya.

undangan untuk bermain
– Undanglah anak Anda untuk melakukan apa ia kehendaki dengan benda-benda ini –

Atau Anda bisa menggunakan balok susun yang sudah lama tidak dimainkan, namun bukannya di ruang bermain, kali ini Anda ‘menyajikannya’ di taman rumput, lengkap dengan pasirnya.

Seringkali, ketika Anda menempatkan benda-benda atau mainan yang ‘biasa’ di tempat yang ‘tidak biasa’, daya khayal anak Anda akan terbuka, cetusan ide-ide baru akan datang kepadanya dan ia akan memainkannya dengan mata yang penuh imajinasi baru!

Menghilangkan Kebosanan

Kenapa kita harus memancing si anak untuk bermain dengan menyiapkan obyek permainannya terlebih dulu? Kenapa tidak biarkan saja mereka bermain dengan apa yang sudah ada?

Permasalahan yang sering dihadapi oleh bunda dan yanda di rumah adalah kejenuhan si anak. Tak peduli berapa banyak mainan yang tersedia di rumah, pasti ada kalanya ia akn merasa bosan memainkannya. Nah, untuk memulai ketertarikan mereka terhadap mainan-mainan tersebut, mereka memerlukan inspirasi baru dan cara memainkan yang berbeda.

Anda akan terkejut betapa kreatifnya anak-anak Anda dan betapa tingginya daya khayal mereka dalam menggunakan benda-benda yang Anda sajikan di hadapan mereka!

Jika Anda bisa menggabungkan benda atau bahan baru dengan cara yang baru, maka ini akan merangsang si kecil untuk berpikir kreatif dan akan menyelidiki dengan penuh rasa ingin tahu.

“Apa yang bisa kulakukan dengan benda-benda ini?”

“Apa yang akan terjadi kalau…”

“Ini bisa kurubah menjadi apa ya?”

Permainan Asyik di Restoran

Permainan Asyik di Restoran

Sering makan di luar bersama anak-anak Anda?

Jika Anda seringkali mengajak buah hati Anda makan di luar, entah itu di restoran besar atau di rumah makan biasa, salah satu hal yang sering membuat rusak suasana adalah proses menunggu makanan…

Menunggu makanan datang mungkin bukan masalah besar untuk orang dewasa, namun jika ini dilalui oleh anak kecil yang sedang kelaparan, keadannya bisa jauh berbeda πŸ˜‰ – Waktu 10 menit ketika menunggu makanan pesanan Anda datang akan terasa sangat lama kalau si kecil sudah terus menerus merengek dan mengatakan, “Ma, lapar… Ma, lapar…”

Nah, berikut beberapa ide permainan sederhana yang dapat mengalihkan perhatian si kecil ketika menunggu pesanan makanan.

[x_accordion_item title=”Balapan Kertas dengan Sedotan”]Sobeklah beberapa potong kertas dan buatlah menjadi bulatan bola kecil. Gunakan sedotan untuk meniup bola-bola kertas tersebut, dan berlombalah dengan si kecil untuk meniup bola kertas hingga ke tepi meja. Tapi tidak boleh jatuh dari meja ya…yang jatuh akan didiskualifikasi. Permainan ini memiliki banyak variasi lho… sebagai contoh, coba saja jadikan gelas dan piring sebagai rintangan yang harus dilewati dengan berzig-zag… Wah, jangan-jangan setelah makanan datang pun si kecil tidak mau berhenti bermain :)[/x_accordion_item]

permainan puzzle dengan tissue makan

[x_accordion_item title=”Permainan Puzzle Tissue”]Anda bisa menggunakan tissue makan untuk bermain puzzle. Letakkan benda-benda kecil di atas selembar tissue makan, lalu gambarlah polanya. Buatlah beberapa pola benda-benda kecil seperti kunci, jam tangan, gelang, dan sebagainya. Mintalah anak Anda untuk mencocokkan setiap benda dengan benda aslinya. Untuk bayi, Anda bisa mencoba kegiatan berikut ini.[/x_accordion_item]

[x_accordion_item title=”Permainan Gelas”]Untuk mengulur waktu dengan bayi, Anda bisa menggunakan gelas berisi air putih. Letakkan gelas tersebut diantara wajah Anda dengan wajahnya. Ia akan terheran-heran memperhatikan mata Anda yang membesar karena efek bias. Coba tempelkan gelas ke pipinya dan dentingkan sendok ke pinggir gelas – Anda akan melihat betapa kegiatan sederhana ini bisa menyibukkannya sehingga ia akan lupa dengan keadaan di sekitarnya πŸ™‚ [/x_accordion_item]

[x_accordion_item title=”Permainan Es Batu”]Jika bayi Anda duduk pada kursi bayinya, Anda bisa membiarkannya bermain dengan es batu. Letakkan es batu pada nampan kursinya, dan tunjukkan bagaimana es batu tersebut bisa berputar-putar di nampannya layaknya balapan Formula 1. Berikan gelas plastik dan sendok kepadanya dan minta ia untuk mengisi gelas dengan es batu. Namun, permainan ini memerlukan pengawasan ekstra, agar ia tidak menelan es batu dan tersedak karenanya. [/x_accordion_item]

Selamat Mencoba!